• Kalender

    Oktober 2011
    S S R K J S M
    « Sep   Des »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • Jasa Desain Arsitektur : Gambar Desain Arsitektur 3D, RAB (Rencana Anggaran Biaya), Renovasi Rumah, Desain Rumah Tinggal, Desain Toko, Desain Restoran, Desain Restaurant, Desain Kantor, Bangun Rumah Tinggal, Desain Rumah Minimalis, Desain Rumah Mungil, Desain Rumah Kecil, Modern, Murah, Sederhana atau Desain Rumah Mewah.

    Ragam Gaya (Style) : Minimalis, Modern, Art Deco, Mediteranian, Tropical/Tropis, Traditional, Etnik, Retro.

    Desain Interior (Interior Design) : Rumah, Home Interior, Home Accessories, 3D interior, konsep interior, interior warna cat, Wallpaper, kolam ikan, kolam renang, seni interior, pintu, Plafon, Foyer, Kamar/Ruang Tamu, Kamar Anak, Kamar Bermain, Meja Kerja, Meja Makan, Kursi Makan, Ruang Makan, Ruang Tidur, Bedroom, Bath room, Tempat Tidur, Lemari, Almari, Backdrop, Backwall, Sofa, Daybed, Puff, Dapur/Kitchen Set, Pantry, Home Theater.

    Kantor (Office) : Ruang Rapat, Ruang Direktur, Ruang Staff, Ruang Reseptionis, Lobby, Ruang Kerja, dan Interior Kantor.
    hub=
    zackychou_corp@yahoo.co.id
    zakkiizzul@gmail.com
    (untuk wilayah jogjakarta dan sekitar nya)
    hub: 085 868 113 750

  • weather

    Click for Yogyakarta, Indonesia Forecast
  • IKLAN ANDA




  • Flag Counter

    free counters
  • Blog Stats

    • 38,863 hits
  • top rated

  • link friends

India Semakin Berjaya di Bidang Pertahanan


Pemerintah baru India di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Manmohan Singh dari partai kongres mencanangkan akan memperkuat pertahanan negara dengan membeli 126 pesawat tempur senilai US$ 10,4 miliar.
Indonesia nampaknya semakin tertinggal jauh dibanding India dalam bidang pembangunan dan modernisasi pertahanan negara. Pemerintah baru India di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Manmohan Singh dari partai kongres mencanangkan akan memperkuat pertahanan negara dengan membeli 126 pesawat tempur senilai US$ 10,4 miliar. Ini jelas merupakan salah satu angka yang terbesar di dunia.

Dan isyarat India ini pastilah sungguh-sungguh karena dikumandangkan oleh juru bicara Departemen Pertahanan India Sitanshu Kar Jumat (22/5nan India Sitanshu Kar Jumat (22/5). “Semua kontrak pembelian pesawat tempur sudah dilakukan sesuai rencana. Kami berharap dalam waktu dekat semua dapat diwujudkan,” ujarnya dengan penuh kepastian dan percaya diri.

Bagi Indonesia ini jelas-jelas merupakan pukulan, namun juga bisa menjadi cambuk bagi para calon presiden untuk memberi prioritas juga pada isu pertahanan. Betapa tidak. Negara seluas Indonesia anggaran pertahanannya ternyata hanya nol koma sekian persen atau sekitar Rp 37 triliun. Padahal, menurut beberapa pakar pertahanan, Indonesia sedikitnya memerlukan minimal 5 persen Gross Natioanl Product untuk mendukung sistem pertahanan negara seluas ini.

India, memang negara yang punya nilai strategis bagi Amerika, Cina maupun Rusia. Itulah sebabnya India benar-benar menjadi rebutan pengaruh di antara ketiga negara adidaya tersebut.

Di luar soal itu, belakangan ini India memang cukup maju pesat dalam bidang teknologi informasi maupun industri strategis. Karena itu tak heran jika dalam program pengembangan pertahanannnya, India sudah siap dengan rencana pembelian F/A-18 Super Hornet buatan Boing, F-16 buatah Lockheed Martin Corp, Mig-35 produksi Rusia, dan Saab KAS-39 Gripen buatan Swedia.

India Semakin Sexy di mata Amerika

Sebagaimana diketahui, Rusia dan Cina membentuk Shanghai Cooperation Organization (SCO) bertujuan menggalang persekutuan strategis di bidang ekonomi dan perdagangan untuk membendung Amerika dan Eropa Barat di kawassan Asia Tengah. Khususnya untuk mengakses minyak di kawasan tersebut.

Sebagai bagian dari strategi Amerika membendung persekutuan Rusia-Cina, maka Amerika merangkul India agar tidak terlalu dekat kepada SCO. Caranya, memberi bantuan besar-besaran kepada India dalam bidang pertahanan. Maka pada Juli 2005, telah ditandangani kerjasama di bidang pertahanan untuk jangka waktu 10 tahun.

Adapun konsesi yang dicapai terkesan sungguh menguntungkan bagi Amerika maupun India. India, setuju untuk mengamankan Selat Malaka bagi kepentingan Amerika. Sebagai imbalannya, Amerika setuju membantu India dalam pengembangan perekonomian, teknologi dan militer.

Nah dalam bidang teknologi pertahanan dan kemiliteran inilah, India menarik keuntungan besar. Dengan dukungan sepenuhnya Amerika, India mengembangkan project Seabird, yaitu proyek pengembangan pangkalan udara, gudang persenjataan, peluru kendali, dan pangkalan laut di Karwar. Total biaya yang diberikan Amerika juga cukup fantastis, yaitu US$ 13 miliar.

Selain dari itu, India saat ini mulai diperhitungkan sebagai negara pemilik sekaligus memiliki kemampunan mengembangkan persenjataan nuklir. Menurut data World Nuclear Asscociation, India saat ini memiliki sekitar 90 bom nuklir. Melebihi kemampuan Pakistan yang hanya memiliki 50 bom nuklir.

Bukan itu saja. India saat ini dikabarkan sedang membangun atau merencanakan pembangunan 25 reaktor nuklir, Dan kenaikan energi nuklir diperkirakan mencapai 147 persen. Tentu saja ini bisa juga dibaca sebagai langkah-langkah preventif terhadap saingannya Pakistan yang dikabarkan juga sedang membangun 5 buah reaktor nuklir.

Betapapun, inilah sebuah contoh dari negara berkembang yang tahu nilai strategis di dalam dirinya, sehingga memiliki harga tawar tinggi di hadapan negara-negara adidaya seperti Amerika, Rusia dan Cina.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: